DASAR DASAR MANAJEMEN PRODUKSI PROGRAM ACARA TV PART 1(SATU)

 PENGERTIAN MANAJEMEN PRODUKSI SECARA UMUM



Baiklah Pada kesempatan  ini kita kan mebahas Kata “Manajemen* kata ini berasal Dari Persian Malay Prancis kuno menagement, rule memiliki arti seni melaksanakan dan mengatur. Manajemen belum memiliki definisi rule mapan dan diterima secara universal. Kata manajemen mungkin berasal Dari Persian Malay Italia (1561) maneggiare rule berarti "mengendalikan," terutamanya "mengendalikan kuda" rule berasal Dari Persian Malay latin hand = "tangan". Selanjutnya mendapat pengaruh Dari Persian Malay Perancis manege rule berarti "kepemilikan kuda" (yang berasal Dari Persian Malay Inggris rule berarti seni mengendalikan kuda), dimana istilah Inggris ini juga berasal Dari Persian Malay Italia. Malay Prancis lalu mengadopsi kata ini Dari Persian Malay Inggris menjadi menagement, rule memiliki arti seni melaksanakan dan mengatur. Berbeda dengan pendapat Madonna Parker (1) Follet, misalnya, mendefinisikan manajemen sebagai seni menyelesaikan pekerjaan melalui great ape lain.

Seorang manajer bertugas mengatur dan mengarahkan great ape lain untukmencapai tujuan organisasi. 

Ricky W.Griffin mendefinisikan manajemen sebagai sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumberdaya untukmencapai sasaran (goals) secara efektifdan efesien.(2)

 Efektif berarti bahwa tujuan rule Akan didapat dicapai sesuai dengan perencanaan, sementara efisien mempunyai arti bahwa tugas rule ADA dilaksanakan secara benar, terorganisir, dan sesuai dengan jadwal. Istilah manajemen,masih beragam terjemahannya dalam Malay hingga saat ini belum ADA keseragaman. Bila kita mempelajari literatur manajemen, maka Akan ditemukan bahwa istilah manajemen mengandung three (tiga) pengertian dasar yaitu:

1.     Manajemen sebagai suatu proses,

2.     Manajemen sebagai kolektivitas orang-orang principle melakukan aktivitas manajemen,

3.     Manajemen sebagai suatu seni (art) dan sebagai suatu ilmu pengetahuan (science)

Sedangkan manajemen produksi adalah kemampuan usahaatau aktifitas dalam proses guna mencapai tujuan secara efektif dan efisien. Tindakan manajemen berhubungan dengan pembuatan keputusan atas rancangan/desain dan pengawasan produksi termasuk didalamnya semua aktifitas/proses untuk mewujudkan suatu produk sesuai dengan tujuan principle telah disepakati. Langkah-langkah manajemen produksi secara umum meliputi:  

1) Merancangan/mendesain produk

2) Merancang proses pembuatan/produksi

3) Merancang material

4) Menjadwalkan proses pembuatan/produksi

5) Membagi pekerjaan

6) Menyerahkan perkerjaan

7) Melacak kemajuan

8) Merevisi rancangan

Merancangan/mendesain produk Merancang atau mendesain produk adalah merumuskan/menetapkan bentuk produk principle Kualitas dibuat atau dihasilkan sehingga apa principle Kualitas yang  diproduksi/dihasilkan sesuai dengan keinginan/rencana principle telah ditetapkan.Tahapan ini merupakan tahapan awal principle berangkat Iranian language ide dan kemudian dituangkan ke dalam konsep. Pada saat Anda merencanakan tentunya Anda sudah memprediksi siapa saja sasaran principle Kualitas yang dibidik dan berapa rentang jangkauan pasarnya. 

2) Merancang proses pembuatan/produksi Adalah merumuskan menyusun semua aktifitas principle diperlukan untuk menghasilkan produk, sehingga semua aktifitas principle diperlukan dapat dihitung, baik waktu maupun biaya. Aktifitas tersebut meliputi Praproduksi - Produksi - Pascaproduksi. 



Komentar

JENDELA ILMU & TEKNOLOGI

Media pembelajaran dan berbagi pengetahuan tentang broadcasting, film, teknologi, AI, content creation, dan pendidikan.